Sunday, November 4, 2018

COUPLER TYPE M ex. FUJIBOLD


METODE KERJA PEKERJAAN COUPLER TYPE-M

ex. FUJIBOLD

  Dalam pelaksanaan di lapangan tentunya kita tidak asing dengan pekerjaan penyambungan tulangan yang dikarenakan panjang tulangan 12 meter tidak mencukupi untuk bentang rencana atau bisa jadi karena adanya void sementara yang menyebabkan tulangan tersebut dipotong dan perlu adanya penyambungan.
Nah, disini saya akan sedikit cerita mengenai penyambungan yang tidak bisa mengikuti standart detail pekerjaan struktur yaitu dengan memenuhi syarat panjang lewatan (La).Untuk penjelasan standart detail bisa request di kolom komentar hehe..  
Langsung saja, sedikit cerita saya diberikan pengalaman kerja di proyek gedung dengan 4 basement + 17 lantai dengan 2 tower. Pada pekerjaan galian kita menggunakan metode yang dinamakan STRUTTING yaitu menggunakan material baja H-beam sebagai metode penahan. 

kurang lebihnya bisa dilihat di gambar... karena adanya KINGPOST (borepile yang menjulang difoto) jadi plat yang seharusnya cor penuh jadi lobang. sehingga untuk penyambungan tulangan tidak bisa dilakukan sesuai dengan standart detail dan harus di lakukan metode penyambungan yang lain. 
Oleh karena itu, kami menggunakan metode penyambungan dari FUJIBOLD (no iklan) dengan type-M karena tipe itu yang bisa kami gunakan sebagai penyelesaian. 
Let's go to know what is coupler type-M ex FUJIBOLD ? 
Coupler type-M ex. Fujibold adalah coupler mekanik tipe grout-injection yang menggunakan lengan baja dengan ketangguhan tinggi dan grout berperforma tinggi untuk memastikan kekuatan coupler yang lebih dari cukup dan kualitas terjamin. Dirancang agar mudah dipasang, M Type sangat cocok untuk metode konstruksi prefabrikasi seperti cast-in-place serta kolom dan balok bangunan. 
(sumber: http://fujibolt.com/product_m_top.html)

Wisata Dieng

Dieng


DIENG……… Tempat impian waktu kecil saya waktu SD yang sangat saya dambakan untuk terwujut…
dan akhirnya terwujut…

Tepat tanggal 21 Desember 2013, kami memutuskan untuk pergi berwisata ke DIENG yaitu saya (Bahar Ardianto), Safrudin Khuzaeni Nurohman, Arif Setiawan Ariav..

Mungkin untuk memutuskan untuk berangkat adalah hal yang sulit karena untuk bulan itu adalah bulannya hujan, rasanya tidak mungkin untuk pergi ke dataran tinggi Dieng disaat cuaca seperti ini… namun kami memutuskan..BERANGKAT.!


  1.  Candi Gedong Songo (Candi Sembilan)

Berangkat dari Semarang hari jum’at, 20 Desember 2013 pukul 06.00 WIB.
Terjadwal, rute untuk wisata pertama yaitu Candi Gedong Songo yang berlokasi di Bandungan Ungaran – Jawa Tengah.
Dan kami mulai bertemu dengan Hujan.



 9 candi yang letaknya terpisah-pisah membuat para wisatawan untuk jalan, atau bisa dengan menyewa kuda. Namun kami sepakat untuk –dana minim- bisa kemana-mana, kami memutuskan untuk jalan.
Baru saja sampai di candi 2, hujan deras menyerbu kami…. Alhasil berteduh dalam candi yang kondisinya sangat mistis dan sempit… apadaya, kami lakukan.
#picture

Semua candi berhasil kami taklukkan. Dan banyak jepretan foto yang kami abadikan.



     2. Rumah Safrudin Khuzaeni Nurohman. Kota Temanggung

Sampai di rumah Safrudin, kami dijamu dengan ramah layaknya anak sendiri yang baru pulang dari perantauan.

Kita makan dan makan, dilanjut istirahat.
Namun kami tak membuang waktu banyak. Sore datang dan kami putuskan untuk menyetubuhi kota Temanggung.
Tempat pertama, Jalanan berlatar gunung-gunung #indonesiaPunya.
#picture


Berkali-kali jebretan kami dapatkan.




Selanjutnya kami putuskan pula untuk mencicipi kuliner khas kota Temanggung, Bakso Uleg.
Paduan Bakso dengan Lontong (Nasi Panjang) dan dengan khas pencampuran cabai yang di uleg(dihaluskan) di piring yang membuatnya menjadi khas..



Foto lagi… hehe













Lanjut.. kita cuuusss ke Alun-alun Temanggung. Tak lupa menunaikan Sholat Magrib di Masjid Agung Temanggung, dan Jepretan demi Jepretan Foto kami mulai lagi.
Pertama kali merasakan nuansa malam Alun-alun temanggung. Kocak bener-bener Kocak… semua spot kami jepret…
loncat pagar pun kami lakukan demi nafsu jepretan..
#picture

3.  Kebun Teh

Pagi pukul 05.00 WIB kami putuskan dengan mantap untuk berangkat. Ibu Safrudin pun tak yakin akan kami berangkat. Mendungpun kami abaikan.
Spot pertama yang kami pilih adalah Alun-alun Wonosobo. Berpuluh-puluh Jepretan kami dapatkan. Dengan ditemani dengan gerimis yang tak hentinya menerjang… namun kami senang.
Doa demi doa kami haturkan untuk hujan agar tidak menerjang…


Dalam perjalanannya pun kami sempatkan untuk mengambil video, yah.. korban acara televisi begitu lahhh… hehee…. #myTripMyAdventure.

Tempat favorit saya yang lain adalah berada di bentangan kebun teh.
Dan ….. TEOPE BEGETE… TOP BANGET.
Berpuluh-puluh jepretan pun kami dapatkan… ini beberapa jepretannya...

4. Dieng
Sampailah di Dieng,
Tempat tujuan pertama adalah TELAGA WARNA      . Syukur kami panjatkan. Sesampainya di TKP hujanpun reda.
Belum sempet memberi kabar orang rumah, mereka sudah asik jepret-jepret.. alhasil, jepretan pertama sambil telfon..



Inti dari kita ke Dieng adalah 2 tempat. Yaitu Telaga Warna dan Candi Arjuna.

 



Setelah puas, kita lanjut perjalanan ke Candi.
Tempat yang indah, panorama alam yang sangat menawan…
Jepret-jepretpun tak segan-segan kami lakukan, dan alampun bersahabat



Lanjut ke #belerang. Namun cuaca sudah tidak bersahabat. Hujanpun turun dengan puasnya..
Selama di dieng kami tak bisa lepas dari jas hujan yang menempel hangat melindungi badan kami… tapi hal itu tak mengurangi ke-exis-an kami dalam berfoto… hehee…

Puas kami di daerah Dieng, kami pun memutuskan untuk pulang..
Wisata kulinerpun siap kami laksanakan. MIE OKLOK.
Baying-bayang kami tentang bentuk dari mie oklok sudah terbenak… pelayanpun datang menaruh mangkuk yang ada.
Dengan polosnya kami Tanya, “ini apa ya mas?” sontak pelayan menyahut, “ pesan mie oklok kan?”. Muka manja kamipun tiba-tiba datang.. “OH IYAAA… MAKASIH MAS”.
HERAN.
Bentukan mie yang di campur dengan bumbu pecel (makanan Khas Jawa) yang di padukan dengan bumbu penyedap tanpa kuah membuat kita geli..
Tak sesuai dengan bayang-bayang ilusi – kata mbak Anggun.
Namun, guyuran hujan membuat kita lupa diri akan keanehan rasa Mie OKLOK. Lapar membuat semuanya lupa,, hhehe…


Dan itu cerita perjalanan 2 hari yang melelahkan dan menyenangkan.
Dannnn tak terlupakan.

Thanks for Allah SWT.